-

Museum NTB Gelar Lomba Museum Disabilitas di Event Museum Begawe

2024-09-22

Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar "Lomba Museum Disabilitas" yang berlangsung di lapangan Kolaborasi Museum, pada Minggu (22/9/24).

Lomba yang merupakan salah satu rangkaian dari acara event museum begawe ini sebagai bagian dari program inklusi budaya yang bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di ruang publik, khususnya dalam bidang pendidikan dan budaya.

Lomba yang melibatkan Siswa-siswi SLB ini merupakan salah satu upaya Museum NTB untuk mengintegrasikan kelompok disabilitas dalam kegiatan kebudayaan, sehingga mereka dapat menikmati serta terlibat aktif dalam pelestarian warisan budaya lokal.

Dalam sambutannya, Kepala Museum NTB, Ahmad Nuralam, S.H., M.H, menyampaikan bahwa pentingnya program inklusi ini sebagai langkah nyata untuk memastikan bahwa museum dapat menjadi pusat pendidikan dan pelestarian budaya yang dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat.

“Kami ingin Museum NTB menjadi ruang yang ramah bagi semua, termasuk bagi sahabat-sahabat kita penyandang disabilitas. ,” terangnya.

Ia mengatakan bahwa Lomba ini adalah bagian dari komitmen pihaknya untuk memastikan aksesibilitas yang lebih baik dan menciptakan kesempatan bagi semua orang untuk belajar serta berkontribusi dalam melestarikan budaya.

"Mudah mudahan kesempatan ini bisa memberikan kepada kita bahwa disekeliling kita bisa memberikana makna dalam kondisi apapun mereka. Dan kita berharap museum itu adalah tempat yang menyenangkan bagi siapa saja, bagi semua golongan.  Sehingga pilihan-pilihan acara yang kita adakan adalah memberikan akses bagi semua pihak", ucapanya.

Ia berharap agar kedepannya museum dapat menjadi sarana edukasi yang menyenangkan bagi semua pihak untuk turut serta dalam melestarikan warisan budaya lokal yang ada.

"Mudah-mudahan museum dapat menjadi tempat yang menyenangkan bagi kita semua", pungkasnya.